KISAH NYATA : SUBHANALLAH! KAMI DIBERI MAKAN OLEH MALAIKAT ALLAH
Bismillahir-Rahmaanir-Rahim .. Keajaiban ini dialami masyarakat kampung
saya, saat saya masih kuliah. Saat itu kami bergotong-royong membangun
sebuah mushola di RT kami.
Para bapak melakukan pekerjaan berat
dan para ibu kebagian tugas mengurus keperluan makan siang kami. Saat
puluhan orang makan siang bersama, terjadilah sebuah keajaiban ini.
Sebuah kejadian yang tidak masuk akal bagi semua yang makan di situ, saya menyebutnya; KAMI DIBERI MAKAN OLEH MALAIKAT ALLAH…..
Saat itu makanan yang tersedia hanya cukup untuk belasan orang saja.
Menurut perhitungan pak RT, yang hadir saat kerja bakti itu hanya
belasan orang saja.
Tapi tiba-tiba bantuan datang dari warga RT
sebelah menjelang siang. Puluhan orang secara mendadak datang dengan
sendirinya membantu pembangunan mushola di kampung saya tersebut.
Menyadari hal ini, akhirnya ada beberapa orang berinisiatif pulang
mengambil uang untuk jaga-jaga membeli nasi dan lauk pauk seandainya
kurang. Nggak enak khan sama tetangga RT yang sudah suka rela membantu
kalau tidak dijamu dengan baik.
Maklum makanan yang telah
disediakan ibu-ibu hanya cukup untuk sekitar 15 orang sedangkan
masyarakat yang datang mencapai hampir 40 orang.
Beberapa orang
sudah siap seandainya makanan habis, mereka akan lari ke beberapa
warung di sekitar kami untuk memborong makanan. Koordinasi dilakukan
begitu cepat karena banyaknya bantuan yang datang.
Uang donasi
spontanitas dari warga untuk membeli nasi dan lauk pauk tambahan
dikumpulkan di pak RT. Tugas pak RT memberikan perintah pada beberapa
pemuda membeli makanan di warung saat makanan menipis nanti.
Akhirnya tibalah waktu makan siang. Semua makan dengan sangat lahap.
Nikmat sekali rasa masakan yang dimakan saat itu. Pak RT dan semua warga
merasa lega karena hidangan yang tersedia ternyata lebih dari cukup
untuk menjamu hampir 40 orang yang bekerja bakti hari itu. Bahkan masih
ada cukup makanan yang tersisa.
Semua orang beranggapan kalau
pak RT sudah membelikan nasi dan lauk pauk tambahan sehingga nasi yang
tersedia bisa cukup. Padahal sebenarnya pak RT belum menyuruh siapapun
untuk beli makanan.
Malamnya saat beberapa orang berkumpul di
rumah pak RT, saat itulah pak RT menceritakan apa yang sebenarnya
terjadi. Saat semua warganya makan dengan lahap bahkan beberapa orang
sampai nambah 2-3 piring, pak RT mengatakan hanya mampu BERTASBIH karena
melihat sebuah keajaiban pada makanan yang dimakan warganya.
NASI YANG DIMAKAN OLEH SEKITAR 40 ORANG ITU TIDAK BISA HABIS, JUMLAHNYA
TERUS BERTAMBAH DENGAN SENDIRINYA SAAT MAU HABIS. Padahal hampir semua
yang makan pasti tambah nasi karena merasakan makanan hari itu sangat
lezat walau lauknya sederhana. Akibatnya uang donasi spontanitas masih
utuh…..
Saat itu saya, dan beberapa warga yang mendengar cerita
pak RT hanya mampu berucap syukur yang dalam karena pembangunan mushola
sederhana kami begitu diperhatikan langsung oleh Allah. Sampai-sampai
urusan makan kami, Allah sendiri yang menghidangkan pada kami lewat
malaikatNya. Subhanallah…..
Inilah kisah paling indah yang
sampai sekarang masih tetap saya ingat, walaupun saya tidak tinggal lagi
disana. Kebetulan pak RT adalah seorang ustad dan dia sangat yakin akan
pertolongan Allah saat pembangunan mushola itu.
Keyakinan
itulah yang dijawab Allah dengan berbagai keajaiban-keajaiban walau pak
RT membangun mushola hanya BERMODAL NIAT DAN TANPA UANG SEPERSENPUN.
~ o ~
Salam santun dan keep istiqomah ..
( Subhanallah & Semoga Bermanfaat )
Wallahu a'lam bishshawab,
.... Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa'atuubu Ilaik

Tidak ada komentar:
Posting Komentar