KISAH NYATA : SHOLAT TAHAJUD MEMPERCEPAT JODOHKU ..
Bismillahir-Rahmaanir-Rahim .. Setelah kematian suami pertamaku .. begitu sangat terpukulnya hatiku, begitu hancurnya hidupku, aku merasa apa dosaku kenapa cobaan ini terlalu berat untukku, aku merasa ini tidak adil karena aku baru merasakan 1 tahun 4 bulan hidup bersama suamiku.
Yang lebih menyakitkan aku baru saja melahirkan seorang anak laki-laki yang selama 7 bulan aku nanti setelah pernikahan kami. tapi baru saja 2 minggu kelahiran anak ku suami ku meninggal kan kami berdua, saat itu aku begitu sedih.
Sedih yang teramat sangat, tapi aku harus kuat karena aku yakin ini adalah ujian dari Allah untuk aku dan aku percaya Allah maha mengetahui seberapa besar kemampuan ku, dan aku sangat percaya di setiap ujian yang Allah kasih pasti ada hikmahnya Allah punya rencana lain untukku.
Kenyakinan ini lah yang membuat aku kuat dan berusaha untuk tidak nangis dan mengeluh kepada siapa pun kecuali kepada Allah yang maha mengasih lagi maha penyayang. Aku berusaha tegar untuk hidup ku dan hidup anak ku. setelah 40 hari pasca melahirkan aku mulai melaksanakan shalat tahajud kembali. yang lama aku tidak kerjakan karena aku melahirkan.
Dulu aku bekerja tapi setelah kandungan ku berusia 5 bulan aku berhenti. ingin rasanya aku bekerja kembali untuk aku dan anak ku karena aku tidak mau hanya mengharapkan dari keluarga besar ku. Alhamdulilah setelah anak ku berusia 7 bulan aku mulai bekerja di tempat yang baru.
Aku merasa ini jawaban atas doa-doa ku aku ingin mandiri setelah kepergian suamiku. tapi sekuat apapun diri ku aku merasa pincang tanpa ada suami di sampingku, aku kadang menangis belum lagi omongan orang tentang statusku.
Allah masih ada kah jodoh untukku .... jodoh yang baik untukku dan untuk anakku, yang dapat menjadi imamku di dunia dan di akherat kelak seorang ayah untuk anakku. karena aku tidak lagi memikirkan diri ku sendiri tetapi juga memikirkan anakku.
Itulah doa yang selalu aku ucapkan di setiap shalat fardhu ku dan di setiap tahajudku.
Ada 3 pria yang mendekati aku. aku hanya manusia aku terus terang aku masih takut karena pengalaman pertama ku.
Dan hanya pada Allah lah aku meminta pilihan di antara ke 3 nya. yang mana yang harus aku pilih karena 2 tahun aku coba hidup sendiri ternyata aku tidak kuat untuk mengahapi nya. Banyak sekali godaan yang datang kepada ku dan sering kali membuat aku harus menangis.
Yach Allah pilih kan lah untuk ku di antara 3 pria yang ingin menjadi ayah untuk anak ku.
Mungkin ini kebahagian ku yang datang atas pilihan dari Allah. karena setelah 2 tahun akhirnya jodoh itu datang kembali di mana anak ku sangat dekat pada nya. Aku yakin dengan pilihan ku, akhirnya dia melamar ku beserta keluarga besarnya. jujur aku malu karena status ku aku tidak percaya diri tapi calon ku lah yang membuat semua rasa percaya diri ku tumbuh.
Dia yang membuat aku semangat lagi untuk menghadapi hidup untuk membentuk keluarga yang di Ridhoi oleh Allah. karena tujuan kami menikah didasari oleh cinta kami kepada Allah. Allah lah yang mempertemukan kami sehingga akhirnya kita menikah.
1 tahun sudah aku hidup bersamanya tidak henti-hentinya aku mengucap kata syukur kepada Allah dengan hidupku sekarang ini hidup bersama suami tercinta yach baru kemarin kami melewati 1 tahun pernikahan kami.
Belum pernah ada pertengkaran yang berarti untuk kami karena kejujuran, komunikasi dan saling pengertian yang menjadi komitmen kami. dan yang terpenting kita slalu mengusaha untuk shalat berjamaah bila ada dirumah magrib, isya dan subuh.
Dan sekarang aku begitu yakin Kalau Allah telah menyiapkan yang lain untuk ku, setelah dia ambil suami ku lalu di kasih aku lagi yang lebih baik aku rasa kan. Aku yakin Ini semua adalah jawaban atas tahajudku.
Disaat kita 1 langkah mendekati Allah SWT, Allah SWT, 5 langkah mendekati kita, dan jika ujian itu datang yakinlah karena Allah begitu sayang pada kita .. karena setelah itu pasti ada nikmat yang luar biasa yang Allah sudah siapkan untuk kita ..
Salam santun dan keep istiqomah ..
( Subhanallah & Semoga Bermanfaat )
Wallahu a'lam bishshawab,
.... Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa'atuubu Ilaik
Bismillahir-Rahmaanir-Rahim .. Setelah kematian suami pertamaku .. begitu sangat terpukulnya hatiku, begitu hancurnya hidupku, aku merasa apa dosaku kenapa cobaan ini terlalu berat untukku, aku merasa ini tidak adil karena aku baru merasakan 1 tahun 4 bulan hidup bersama suamiku.
Yang lebih menyakitkan aku baru saja melahirkan seorang anak laki-laki yang selama 7 bulan aku nanti setelah pernikahan kami. tapi baru saja 2 minggu kelahiran anak ku suami ku meninggal kan kami berdua, saat itu aku begitu sedih.
Sedih yang teramat sangat, tapi aku harus kuat karena aku yakin ini adalah ujian dari Allah untuk aku dan aku percaya Allah maha mengetahui seberapa besar kemampuan ku, dan aku sangat percaya di setiap ujian yang Allah kasih pasti ada hikmahnya Allah punya rencana lain untukku.
Kenyakinan ini lah yang membuat aku kuat dan berusaha untuk tidak nangis dan mengeluh kepada siapa pun kecuali kepada Allah yang maha mengasih lagi maha penyayang. Aku berusaha tegar untuk hidup ku dan hidup anak ku. setelah 40 hari pasca melahirkan aku mulai melaksanakan shalat tahajud kembali. yang lama aku tidak kerjakan karena aku melahirkan.
Dulu aku bekerja tapi setelah kandungan ku berusia 5 bulan aku berhenti. ingin rasanya aku bekerja kembali untuk aku dan anak ku karena aku tidak mau hanya mengharapkan dari keluarga besar ku. Alhamdulilah setelah anak ku berusia 7 bulan aku mulai bekerja di tempat yang baru.
Aku merasa ini jawaban atas doa-doa ku aku ingin mandiri setelah kepergian suamiku. tapi sekuat apapun diri ku aku merasa pincang tanpa ada suami di sampingku, aku kadang menangis belum lagi omongan orang tentang statusku.
Allah masih ada kah jodoh untukku .... jodoh yang baik untukku dan untuk anakku, yang dapat menjadi imamku di dunia dan di akherat kelak seorang ayah untuk anakku. karena aku tidak lagi memikirkan diri ku sendiri tetapi juga memikirkan anakku.
Itulah doa yang selalu aku ucapkan di setiap shalat fardhu ku dan di setiap tahajudku.
Ada 3 pria yang mendekati aku. aku hanya manusia aku terus terang aku masih takut karena pengalaman pertama ku.
Dan hanya pada Allah lah aku meminta pilihan di antara ke 3 nya. yang mana yang harus aku pilih karena 2 tahun aku coba hidup sendiri ternyata aku tidak kuat untuk mengahapi nya. Banyak sekali godaan yang datang kepada ku dan sering kali membuat aku harus menangis.
Yach Allah pilih kan lah untuk ku di antara 3 pria yang ingin menjadi ayah untuk anak ku.
Mungkin ini kebahagian ku yang datang atas pilihan dari Allah. karena setelah 2 tahun akhirnya jodoh itu datang kembali di mana anak ku sangat dekat pada nya. Aku yakin dengan pilihan ku, akhirnya dia melamar ku beserta keluarga besarnya. jujur aku malu karena status ku aku tidak percaya diri tapi calon ku lah yang membuat semua rasa percaya diri ku tumbuh.
Dia yang membuat aku semangat lagi untuk menghadapi hidup untuk membentuk keluarga yang di Ridhoi oleh Allah. karena tujuan kami menikah didasari oleh cinta kami kepada Allah. Allah lah yang mempertemukan kami sehingga akhirnya kita menikah.
1 tahun sudah aku hidup bersamanya tidak henti-hentinya aku mengucap kata syukur kepada Allah dengan hidupku sekarang ini hidup bersama suami tercinta yach baru kemarin kami melewati 1 tahun pernikahan kami.
Belum pernah ada pertengkaran yang berarti untuk kami karena kejujuran, komunikasi dan saling pengertian yang menjadi komitmen kami. dan yang terpenting kita slalu mengusaha untuk shalat berjamaah bila ada dirumah magrib, isya dan subuh.
Dan sekarang aku begitu yakin Kalau Allah telah menyiapkan yang lain untuk ku, setelah dia ambil suami ku lalu di kasih aku lagi yang lebih baik aku rasa kan. Aku yakin Ini semua adalah jawaban atas tahajudku.
Disaat kita 1 langkah mendekati Allah SWT, Allah SWT, 5 langkah mendekati kita, dan jika ujian itu datang yakinlah karena Allah begitu sayang pada kita .. karena setelah itu pasti ada nikmat yang luar biasa yang Allah sudah siapkan untuk kita ..
Salam santun dan keep istiqomah ..
( Subhanallah & Semoga Bermanfaat )
Wallahu a'lam bishshawab,
.... Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa'atuubu Ilaik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar